Pemasaran produk
di jejaring social Facebook memang sangat powerfull. Akan tetapi, perlu
juga kejelian sang pelaku bisnis sebelum melancarkan aksinya. Dalam
artian bahwa ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh
pebisnis sebelum akhirnya terjun dalam persaingan untuk mempromosikan
produk lewat Facebook. Beberapa hal penting tersebut akan diulas menjadi
3 bagian pada bahasan kali ini. Usahakan untuk mengetahui dan
menerapkan apa yang menjadi pokok bahasan. Ini bertujuan agar Anda dapat
mengetahui alur yang akan Anda tempuh. Pun, ini juga menentukan sukses
tidaknya Anda memasarkan produk Anda melalui social media.
Lalu, apa sajakah faktor atau hal penting tersebut? Bagaimana tips menemukan target pasar
Anda? Hal penting dan fundamental tersebut sangatlah sederhana, namun
tak banyak orang yang mengetahuinya. Yaitu riset produk, nilai
keuntungan, dan masalah trend. Langsung saja mari kita simak
bersama-sama, 3 hal penting yang harus diperhatikan sebelum melancarkan aksi pemasaran Facebook. Berikut ulasannya.
3 Persiapan Memasarkan Produk secara Online
1. Riset Produk
Tak
bisa dipungkiri, melakukan riset memang sangat penting. Bukan hanya
Facebook Marketing, seluruh metode bisnis perlu untuk melakukan riset.
Kaitannya dengan hal tersebut, Anda sebagai pelaku Facebook Marketing
hendaklah meriset produk melalui keyword-keyword yang sekiranya
memunculkan profit. Sebagai contoh, para konsumen pasti akan lebih
memilih “jaket kulit murah” dibandingkan “jaket kulit”, melalui search
engine Google. Lalu, mana yang lebih menjanjikan, antara “sepatu futsal
murah” dengan “sepatu futsal terbaik”? Atau “toko tas bandung” dengan
“model tas bandung terbaru”?
2. Nilai Keuntungan
Dalam
memilih produk yang akan Anda tawarkan, usahakan untuk selalu
memperhatikan profit dari produk tersebut. Pada dasarnya, memang
keuntungan dari penjualan produk yang besar sangatlah menggiurkan. Namun
yang perlu digarisbawahi, apakah produk dengan keuntungan besar
tersebut akan laku keras di pasaran? Ada berapa banyak kemungkinan yang
akan terjual dalam satu bulan? Apakah sesuai dengan usaha dan modal yang
Anda keluarkan?
3. Jangan Terpaku pada Trend
Apabila
Anda memilih memasarkan produk yang tengah menjadi trend di pasaran,
Anda berasumsi bahwa produk tersebut akan mudah terjual, bukan? Namun
sadarkah Anda, ketika memutuskan untuk menjual produk yang menjadi trend
di masyarakat telah mengantarkan Anda ke “medan perang”? Di dalamnya
terdapat pengusaha lain yang jumlahnya mungkin jutaan, dan memiliki
dompet yang lebih tebal. Apakah Anda dapat bertahan? Tentu, di dunia ini
tidak ada yang tidak mungkin. Namun fakta yang berbicara, banyak para
pebisnis baru yang memutuskan untuk menyerah usai mengalami “kekalahan
ketika perang”.


0 komentar:
Posting Komentar